DaerahKab. Kampar

Bentengi Pelajar dari Narkoba, Kesbangpol dan BNK Kampar Turun ke SMP 3 XIII Koto Kampar

13
×

Bentengi Pelajar dari Narkoba, Kesbangpol dan BNK Kampar Turun ke SMP 3 XIII Koto Kampar

Sebarkan artikel ini

XIII KOTO KAMPAR, SuaraAura.com – Upaya melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Kampar. Kali ini, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar pembinaan dan sosialisasi rencana aksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN) di SMP Negeri 3 XIII Koto Kampar, Desa Pulau Gadang, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut disambut langsung Kepala SMPN 3 XIII Koto Kampar, Ridwan Jesra, S.Pd., didampingi Wakil Kepala Sekolah Nazarudin, M.Pd. Penyambutan semakin semarak dengan penampilan tarian tradisional dari sanggar tari sekolah.

Tidak hanya itu, kepedulian para pelajar terhadap bahaya narkoba juga ditunjukkan melalui pembacaan puisi bertema bahaya narkotika yang dibawakan oleh Irsya Nuri Andini dan Novita Sari Zebua sebelum sosialisasi dimulai.

Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT., dalam kegiatan tersebut diwakili Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kampar, Zulfikar, S.Pd., M.Si. Sementara itu, tim BNK Kampar dipimpin Ketua Umum Dr. Hj. Misharti S. Ag. M. Si diwakili Hj. Siti Nurbaiti, S.Sos., M.Si., dengan menghadirkan Khairul Azli sebagai narasumber, didampingi Adriansyah, Delsri Fitria, dan Iqbal Saputra Rachman.

Dalam sambutannya, Kepala SMPN 3 XIII Koto Kampar, Ridwan Jesra, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BNK serta Kesbangpol Kampar yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi P4GN dan PN.

Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi para pelajar, terutama dalam memberikan pemahaman sejak dini mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan ini. Sosialisasi seperti ini sangat penting bagi anak-anak didik kami agar mereka memahami bahaya narkoba dan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kaban Kesbangpol Kampar, Zulfikar, menegaskan bahwa kegiatan P4GN dan PN merupakan langkah penting untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan bangsa.

Menurutnya, Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar dan wilayah kepulauan yang luas menghadapi tantangan tersendiri dalam mencegah masuk serta beredarnya narkotika. Terlebih, generasi muda menjadi salah satu kelompok yang rentan menjadi sasaran peredaran gelap narkoba.

“Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini. Anak-anak dan para pelajar perlu dibekali pemahaman agar mampu mengenali bahaya narkoba serta tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang dapat menjerumuskan mereka,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Bupati Kampar telah mengarahkan BNK dan Kesbangpol untuk terus menggencarkan sosialisasi P4GN di berbagai lingkungan masyarakat, termasuk sekolah-sekolah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Kampar Bersih Narkoba (Bersinar).

Zulfikar turut menekankan pentingnya keterlibatan tenaga pendidik dalam upaya tersebut. Menurutnya, guru tidak hanya berperan memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab membangun karakter serta menanamkan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkotika kepada peserta didik.

Selanjutnya, Ketua Tim BNK Kampar, Hj. Siti Nurbaiti, S.Sos., M.Si., dalam pemaparannya mengajak para pelajar untuk mengenali berbagai ancaman penyalahgunaan narkoba serta memahami dampak buruknya bagi kesehatan, pendidikan, dan masa depan.

Ia mengingatkan bahwa pelajar harus memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba, tidak mudah terpengaruh ajakan teman maupun lingkungan, serta mampu memilih pergaulan yang positif.

Menurutnya, pencegahan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga, pihak sekolah, dan seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, narasumber kedua, Khairul Azli, turut memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya membentengi diri dari bahaya narkotika. Ia mengajak para pelajar untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, meningkatkan prestasi, serta berani menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

Melalui sosialisasi ini, para pelajar diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki kesadaran dan komitmen untuk menjauhi narkoba serta ikut menyebarkan pesan antinarkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah, BNK, Kesbangpol, dan dunia pendidikan dalam membangun kesadaran kolektif untuk melindungi generasi penerus bangsa demi terwujudnya Kabupaten Kampar yang bersih dari narkoba.