Bangkinang Kota, SuaraAura.com — SDN 020 Ridan Permai melaksanakan kegiatan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW bersama Ustadz Iskandar, M.E.Sy, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Sabtu, 17 Januari 2026.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna. Acara diawali dengan penampilan para siswa yang menyanyikan lagu religi “Di Suatu Malam di Bulan Rajab”, sehingga suasana religius terasa sejak awal kegiatan. Selanjutnya, acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an (tilawah) yang menambah kekhusyukan peringatan Isra Mikraj.
Dalam sambutannya, Kepala SDN 020 Ridan Permai menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman serta kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak usia dini, sekaligus membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia.
Memasuki acara inti, Ustadz Iskandar, M.E.Sy menyampaikan tausiyah Isra Mikraj dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak. Beliau menjelaskan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW sejak masa kecil, diangkat menjadi Rasul, hingga peristiwa agung Isra Mikraj yang menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam, khususnya diwajibkannya salat lima waktu bagi umat Islam.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Iskandar juga menceritakan peristiwa perjumpaan Nabi Muhammad SAW dengan para nabi di setiap lapisan langit. Di langit pertama, Rasulullah SAW bertemu dengan Nabi Adam AS. Di langit kedua, beliau bertemu dengan Nabi Isa AS dan Nabi Yahya AS. Di langit ketiga, Rasulullah SAW berjumpa dengan Nabi Yusuf AS yang dianugerahi rupa yang sangat indah.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke langit keempat, di mana Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Idris AS. Di langit kelima, beliau bertemu dengan Nabi Harun AS. Selanjutnya di langit keenam, Rasulullah SAW berjumpa dengan Nabi Musa AS, yang memberikan banyak nasihat kepada beliau. Pada langit ketujuh, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Ibrahim AS yang sedang bersandar di Baitul Ma’mur.
Ustadz Iskandar menegaskan bahwa peristiwa Isra Mikraj mengandung banyak hikmah, di antaranya menunjukkan kemuliaan Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para nabi, kewajiban menjaga salat lima waktu, serta pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan peringatan Isra Mikraj ini dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik serta membentuk generasi yang berakhlakul karimah

































