DaerahKab. Kampar

Pj.Bupati Lakukan Panen Perdana Cabe Merah Keriting Sistem Digital Farming.

Bagikan :

Tambang, Suaraaura.com – Penjabat Bupati Kampar, Dr.H.Kamsol,MM melakukan panen perdana demplot digital farming komoditas cabe merah keriting kelompok tani jaring mas sejahtera yang dilaksanakan di Pematamg Kulim Desa Birandang pada Senin (27/2).

Turut hadir pada acara tersebut, Staf Ahli Gubernur Riau, Yurnalis Basri, S.Sos, M.Si, kepala Perwakilan BI M Nur, Direktur Utama
Bank Riau Kepri Syariah, Andy Bukhori, Kepala dinas Pertanian tanaman pangan dan Holtikultura Provinsi Riau, Syah Pahlevi, Kepala OPD pemkab Kampar.

Dalam arahannya, Kamsol mengatakan bahwa beberapa waktu yang lalu kita melakukan penanaman benih cabe di lokasi ini dan sekarang sudah waktunya kita panen, dengan hasil yang sangat memuaskan.

Dirinya berharap para petani cabe di lokasi lain yang ada di Kabupaten Kampar dapat mengadopsi digital farming ini, karena sangat efektif, tidak membutuhkan karyawan yang banyak, hanya melalui handphone kita dapat mengatur dan melakukan penyiraman, pemupukan dan mengontrol ph tanah.

“Tentunya digital farming ini sangat efektif untuk pengembangan cabe merah keriting di Kabupaten Kampar, diharapkan dengan perkembangan nantinya kita sudah dapat menutupi kebutuhan cabe kita sendiri dan juga diharapka dapat menekan inflasi”
Jelas Kamsol.

Pada kesempatan tersebut, Kamsol juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia, Bank Roau Kepei Syariah dan Pemerintah Provinsi karena telah mensuport masyarakat dalam melakukan pengembangan cabe ini.

Sementara itu, ketua kelompok tani jaring mas sejahtera, Indra Noval, mengatakan bahwa kelompok tani ini secara konsisten dan terus menerus telah melakukan budidaya pertanian 5 tahun terakhir, cabe merah keriting yang dikembangkan saat ini berjumlah 5 hektar dengan total jumlah 50rbu batang.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan untuk pengembangan cabe merah keriting dari Bank Indonesia dan Bank Riau Kepri Syariah (Advetorial)




















































You may also like

Comments are closed.

More in Daerah