Bangkinang Kota, SuaraAura.com — Di tengah kondisi keuangan dan fiskal yang sulit, Direktur RSUD Bangkinang, dr. Imawan Hardiman, Sp.KK, tetap tegar mengambil kebijakan strategis yang dinilai tidak menyenangkan semua pihak. Kebijakan tersebut bahkan dianggap sebagian kalangan kurang memperhatikan kesejahteraan dokter dan tenaga kesehatan. Namun menurut dr. Imawan, langkah itu terpaksa diambil demi keberlangsungan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dr. Imawan saat meninjau langsung pelayanan kesehatan kepada pasien di RSUD Bangkinang, Rabu (14/01/2026). Ia menegaskan bahwa manajemen rumah sakit terus berbenah dan berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Kampar.
“RSUD Bangkinang bertekad menjadi bukti konkret pelayanan kesehatan prima Pemerintah Kabupaten Kampar kepada masyarakat,” ujarnya kepada wartawan.
Dr. Imawan mengakui dan memahami kekecewaan yang dirasakan para dokter dan tenaga medis atas kebijakan yang diambilnya. Ia menyebutkan bahwa reaksi tersebut sangat manusiawi dan diterimanya dengan lapang dada.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan pilihan terbaik yang harus diambil dalam kondisi saat ini. Kebijakan itu lahir dari proses panjang, melalui berbagai pertimbangan, analisis efektivitas dan efisiensi, serta kajian dampak positif dan negatifnya.
“Kebijakan ini sama sekali tidak dilandasi niat buruk kepada para dokter dan tenaga medis. Kami sangat sadar akan peran penting mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien,” tegasnya.
Lebih lanjut, dr. Imawan menekankan bahwa fokus utama RSUD Bangkinang saat ini adalah memastikan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat tetap berjalan optimal.
“Pelayanan kesehatan prima menjadi perhatian utama kami, meskipun dalam kondisi tertentu harus mengorbankan kesejahteraan kami sendiri,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk menjadikan RSUD Bangkinang sebagai tiang utama pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kampar. Harapannya, setiap pasien yang datang berobat dapat pulang dengan kondisi sehat dan perasaan bahagia.
Dalam menghadapi situasi ini, dr. Imawan mengaku telah melakukan rapat koordinasi dengan para dokter dan tenaga kesehatan agar tetap solid dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, seluruh kebijakan yang kita ambil tampaknya sudah dapat dipahami oleh para dokter dan tenaga medis kita,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, dr. Imawan memohon doa dari seluruh masyarakat agar RSUD Bangkinang dapat segera melewati kondisi sulit ini.
“Doakan kami agar bisa melewati situasi ini secepat mungkin. Semoga seluruh persoalan yang kita hadapi dapat segera kita atasi bersama,” pungkasnya. (***)

































