BeritaDaerahKab. Kampar

KBIHU CORDOVA Kampar Bekali Calon Jemaah Haji 2026 Melalui Manasik Intensif

21
×

KBIHU CORDOVA Kampar Bekali Calon Jemaah Haji 2026 Melalui Manasik Intensif

Sebarkan artikel ini

Bangkinang Kota, SuaraAura.com — Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Al-Kiram Bangkinang, Minggu (1/2/2026), saat Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) CORDOVA Kabupaten Kampar menggelar kegiatan bimbingan manasik haji bagi calon jemaah haji tahun keberangkatan 2026.

Sebanyak lebih kurang 110 calon jemaah haji tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Sejak pagi hari, mereka hadir dengan semangat tinggi sebagai wujud ikhtiar mempersiapkan diri secara matang sebelum menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Kegiatan manasik ini menghadirkan narasumber utama Abuya Dr. H. Mawardi Muhammad Sholeh, LC, MA, selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar, serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, H. Defizon, S.Kom., M.Si. Kehadiran para tokoh tersebut memberikan penguatan keilmuan sekaligus motivasi spiritual bagi seluruh peserta.

Dalam pemaparan materinya, para narasumber menekankan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan menyeluruh. Oleh karena itu, calon jemaah diingatkan untuk membekali diri dengan ilmu manasik yang memadai agar mampu melaksanakan ibadah secara mandiri dan sesuai tuntunan syariat.

Selain penguasaan ilmu, kesiapan fisik dan mental juga menjadi perhatian utama. Ibadah haji yang menguras tenaga, dengan cuaca dan aktivitas yang padat, menuntut kondisi tubuh yang prima serta mental yang kuat. Para jemaah diajak untuk mulai menjaga kesehatan sejak dini sebagai bagian dari ibadah itu sendiri.

Tidak kalah penting, narasumber juga mengajak para calon jemaah menanamkan pola pikir positif. Sikap sabar, ikhlas, dan optimistis diyakini menjadi kunci dalam menghadapi berbagai dinamika selama berada di Arab Saudi. Dengan pikiran yang tenang dan hati yang lapang, setiap proses ibadah akan terasa lebih ringan dan bermakna.

Menariknya, manasik ini juga menekankan bahwa perjalanan haji hendaknya dipandang sebagai pengalaman spiritual yang menyenangkan, bukan sebagai beban. Rasa syukur, kebersamaan, dan niat yang lurus menjadi fondasi agar ibadah yang dijalani mampu melahirkan perubahan diri ke arah yang lebih baik.
Para narasumber berharap, melalui bimbingan manasik yang berkesinambungan ini, seluruh calon jemaah haji KBIHU CORDOVA Kampar dapat melaksanakan ibadah dengan tertib, tenang, dan pada akhirnya meraih predikat haji mabrur.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan lancar dan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi langsung terkait teknis maupun pengalaman lapangan, sehingga menambah kepercayaan diri mereka dalam menyongsong perjalanan suci ke Baitullah. (***)