Rokan Hulu | suaraaura.com – Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM, melakukan peninjauan langsung ke kawasan Taman Hutan Kota Pasir Pengaraian yang berada di Komplek Perkantoran Pemda Rohul, Kamis (10/04/2025), usai pelaksanaan apel dan senam pagi di Kantor Bupati.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup turut didampingi Asisten II Setda Rohul Drs. Ibnu Ulya serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul. Hadir pula Kepala Satpol PP Rohul Gorneng, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Suparno, Plt Kadis PUPR Zulfikri, Sekretaris Perkim Desmadiana, Kabag Umum Setda Abdullah, Kabid IKP Diskominfo Dr. Rudy Fadrial, Kabid Perkim Fachruddin Siregar, serta jajaran teknis lainnya.
Wabup Rohul menyoroti kondisi kebersihan kawasan hutan kota yang dinilai masih kurang terjaga, terutama banyaknya sampah yang tersebar di sejumlah titik. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembenahan infrastruktur, termasuk perbaikan pagar dan penataan kawasan.
Menurutnya, Hutan Kota Pasir Pengaraian merupakan salah satu wajah ibu kota Kabupaten Rokan Hulu yang harus dijaga kebersihan dan keindahannya karena menjadi ruang publik yang dilihat langsung oleh masyarakat.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Perlu kolaborasi seluruh OPD terkait seperti Perkim, PUPR, DLH dan lainnya agar kawasan ini kembali bersih, indah, dan berfungsi sebagaimana mestinya,” tegasnya.
Wabup juga mendorong adanya kampanye perubahan perilaku, baik di kalangan ASN maupun masyarakat, agar tidak membuang sampah sembarangan dan meningkatkan kesadaran hidup bersih.
“Kita perlu membangun kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan, dimulai dari diri sendiri. Ini penting agar lingkungan kita tetap sehat dan nyaman,” ujarnya.
Di sela kegiatan, personel Satpol PP Rohul turut melaksanakan apel gelar pasukan sebagai tindak lanjut arahan Wabup dalam penanganan masalah sampah di kawasan tersebut.
Sebagai langkah konkret, seluruh OPD yang terlibat langsung melakukan aksi pembersihan di sekitar Hutan Kota. Terlihat petugas merapikan area, memangkas ranting pohon yang menjulur melewati pagar, serta membersihkan sampah di berbagai titik.
Pemerintah daerah berharap, dengan penanganan terpadu dan berkelanjutan, Hutan Kota Pasir Pengaraian dapat kembali difungsikan secara optimal sebagai ruang terbuka hijau sekaligus pusat rekreasi keluarga di Negeri Seribu Suluk.
(RAZ/SACRohul)













































