DaerahKab. KamparPeristiwa

Tokoh Agama Muhammad Hakam Wafat, Kemenag Kampar Berduka.

Bagikan :

Kampar (Suaraaura.com) – Keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar saat ini berduka. Betapa tidak,Abuya H Muhammad Hakam MAg, sosok mativator yang mempunyai semangat tinggi dan juga merupakan tokoh Agama yang sangat disenangi oleh Masyarakat, kini telah menghembuskan nafas terakhir atau wafat.

Berita wafatnya Abuya Hakam, seakan-akan tidak dipercayai oleh banyak orang. Tak terkecuali oleh Humas Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Gustika Rahman SPdI. Beliau sampai menanyakan 3 kali kabar wafat dari sumber berita yang disampaikan oleh Ibu Hj Dasnawilis MSy. Soalnya, Abuya Hakam pada hari senin kemaren masih terlihat segar dan sehat, walapun beliau setiap sekali seminggu cuci darah.

Mendengar kabar duka tersebut, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Fuadi Ahmad SH MAB, bersama Keluarga besar Kantor Kemenag Kampar langsung takziah kerumah duka, di Jalan Datuk Tabanao, Bangkinang Kota, hari rabu malam (07/09/2022).



Dalam Takziah tersebut Fuadi langsung mengucapkan “Innalillahi Wainnailai Roji’un”. Pada hari ini sahabat kita, salah seorang Pegawai Kementerian Agama, yang dikenal dengan sosok yang baik, dipanggil oleh Allah Swt. Kita sangat merasa kehilangan, namun apalah daya, kita tidak bisa mengahabat sedetikpun, bila ajal datang menjemput.

Untuk itu, atas nama pribadi dan atas nama keluarga besar Kantor Kemenag Kampar, mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Abuya H Muhammad Hakam MAg. Semoga segala amal ibadahnya diterima oleh Allah Swt, dan ditempatkan di tempat yang mulia. Kemdudian keluarga yang ditinggal, diberikan ketabahan dan kesabaran atas musibah kali ini, pungkas Fuadi.

Untuk diketahui juga, Abuya Hakam menghembuskan nafas terkahir pada hari rabu tanggal 07 september 2022, pukul 15.00 WIB, di Rumah Sakit Prima Pekanbaru. Jenazah sampai di Bangkinang (Rumah Orang Tuanya) sekitar pukul 19.20 WIB. Insya Allah Jenazah akan dikebumikan pada siang selepas sholat fardhu Zuhur. (***)





































































You may also like

Comments are closed.

More in Daerah