Kota PekanbaruPendidikanRiau

Sebagai Sesama Manusia Kita Harus Saling Menghargai dan Menghormati Terlepas dari Kesalahan Mereka

Bagikan :

PEKANBARU(SuaraAura.com) – Mahasiswa UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Fakultas Ekonomi dan Ilmu sosial, Jurusan Manajemen melakukan audiensi dan visitasi akademik ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru, di aula Lembaga Pembinaan Khusus Anak Pekanbaru, Selasa (6/6/2023).

Awal terfikir oleh saya bahwasa nya Lapas adalah tempat yang sangat menyeramkan karena dihuni oleh para penjahat yang apa bila kesana, kita dapat dilukai oleh mereka.

Saya kurang menghargai akan lapas anak karena selalu terfikir bahwasannya mereka orang orang jahat yang wajib diperlukan oleh tidak baik, tapi setelah saya melakukan kunjungan kelapas bersama teman teman sesama mahasiswa dan didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah kewarganegaraan yaitu ibu Zulhaida endriani, SH MH.

Pikiran itu seakan hilang begitu saja, bahwa mereka masih sesama manusia dan dilihat dari segi usia nya mereka masih membutuhkan kasih sayang orang tua, tapi karena kesalahan yang mereka perbuat mereka berpisah dengan orang tua.

Bahkan ketika mereka lepas dari masa tahanan mereka tidak banyak dihakimi oleh masyarakat, pedahal mereka masih patut harus dihargai karena setiap kesalahan wajib dimaafkan.

Dilapas anak ini rata rata usia mereka di usia 12- 18 tahun. Usia yang masih sangat muda dan sebagai sesama manusia saya merasa tertampar oleh perilaku sendiri dan ingin melindungi saudara saudara saya agar tidak terlibat oleh kasus yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Penghuni lapas masih sangat membutuhkan hak asasi manusia karena mereka masih warga Indonesia yang harus mendapatkan hak dan kewajiban yang sama seperti warga negara lain (selain penghuni lapas).

Dan disini kita tidak dapat menghakimi mereka walaupun mereka salah tapi mereka tetap harus dihargai sebagai sesama manusia dan didalam lapas mereka di bina oleh petugas lapas untuk menjadi lebih baik lagi.

Orang lapas pernah melakukan kesalahan besar dalam hidup nya sehingga mereka tinggal dilapas tapi mereka juga masih memiliki sisi kebaikan dalam hidupnya jadi jangan pernah hakimi mereka karena kesalahan mereka, karena mereka sudah dibina oleh para petugas lapas itu sendiri.

Orang lapas sangat merasa senang apabila mereka dikunjungi oleh orang-orang selain keluarga nya dan mereka sangat menghargai kami para mahasiswa yang bukan keluarga nya dan mereka mengakui kesalahan mereka dengan sangat terbuka oleh kami para mahasiswa UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Penulis: Umi Muliasari, Mahasiswa UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Fakultas Ekonomi dan Ilmu sosial, Jurusan Manajemen



































































You may also like

Comments are closed.