AdvetorialDaerahKab. Kampar

PJ Bupati diwakili Kadis Perdagangan Kampar Gelar Pasar Murah Di Desa Batu Belah Kecamatan Kampar

Bagikan :

Kampar,(suaraaura.com)- Dalam rangka tingginya harga Bahan pokok menjelang Ramadhan 1445H, Pj Bupati Kampar H. Hambali, SE, MH yang diwakili oleh Kepala Dinas Perdagangan Kampar Drs. Dendi Zulhairi, M. Si terus bergerak Aktif Lakukan Pasar Murah di Desa Batu Belah Kecamatan Kampar. Sabtu (9/3/2024).

Pasar murah ini disambut oleh Antusias masyarakat dan sekitarnya, terlihat dengan banyaknya masyarakat yang antri untuk mendapatkan Bahan Pokok (sembako Murah) yang disediakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar yang berkolaborasi dengan Bulog.

Kesempatan tersebut disampaikan oleh Dendi Zulhairi menyampaikan bahwa intruksikan oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo melalui Pj Bupati Kampar mengatakan bahwa Setiap Gubernur, Bupati/Walikota untuk terus menggelar pasar murah sampai akhir tahun 2024 Guna untuk menekan lajunya Inflasi di daerah.



Sesuai arahan tersebut, Dendi Zulhairi menyampaikan Pasar murah ini tidak hanya di Desa Batu Belah saja, tetapi seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar, hal ini dalam upaya konkrit Pemerintah Kabupaten Kampar dalam pengendalian Inflasi di Kabupaten Kampar, apalagi bahan pokok sekarang masih tergolong naik.

Pemerintah Kabupaten Kampar akan selalu berupaya mengurangi Beban Masyarakat dan semoga secepatnya bahan pokok ini dapat stabil dan terjangkau oleh masyarakat.

“Melihat antusias masyarakat Kabupaten Kampar untuk mendapatkan Sembako murah ini, Membuat Kami dari Pemerintah Kabupaten Kampar semakin semangat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.”ujar Dendi

Dendi juga menginformasikan bahwa pasar murah menyediakan beberapa bahan pokok seperti 360 Paket Minyak Kita, Beras 30 Sak, Gula, Tepung 30 Kotak, dan Telur 80 papan dengan harga murah dan terjangkau oleh masyarakat.

“Semoga ini bisa meringankan beban masyarakat sekitar dan dimanfaatkan sebaik baiknya untuk Kebutuhan Keluarga.”tutupnya.”(Advetorial)





































































You may also like

Comments are closed.

More in Advetorial