DaerahKab. KamparPeristiwa

MTs Darul Falah Salo Wisuda 43 Hafiz Al-Qur’an

Bagikan :

Salo Timur (suaraaura.com) – Bersempena pelepasan siswa kelas IX, MTs Darul Falah (Dafa) Salo mewisuda sebanyak 43 siswa Hafal al-Qur’an. Program Tahfiz al-Qur’an di MTs Dafa ini sudah berjalan tiga tahun belakangan.

Program Tahfiz ini nampaknya merupakan salah satu program unggulan di MTs Dafa Salo.
Sebab dengan adanya tahfiz ini, orang tua wali murid semakin banyak mendaftarkan anaknya ke sekolah yayasan tersebut. Dalam acara pelepasan murid kelas IX, Kamis (16/5/2024), para siswa MTs Dafa juga tampak kreatif menampilkan drumband dan qasidahan. Para wisudawan tahfiz tersebut terdiri dari 1 juz, 2 juz dan 3 juz.

Kepala MTs Darul Falah Salo Yulisman SPdI MPd, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya melakukan seleksi yang ketat terhadap tahfiz ini, karena sebelum diwisuda dilakukan dulu murajaah. “Anak-anak tahfiz ini kami seleksi dengan ketat dengan murajaah yang berulang-ulang. Jika murajaahnya tidak bagus, kami tunda wisudanya,” terang Yulisman.



MTs Darul Falah Salo tahun ini melepas sebanyak 56 siswa kelas IX. Untuk pendaftaran siswa baru pada tahun ajaran baru ini sudah mencapai 78 orang, sedangkan jumlah ruang belajar hanya ada 8 rombel. Maka untuk tahun ajaran baru ini, pihak madrasah akan menjadikan ruang labor disekat menjadi ruang belajar sehingga bisa menjadi dua rombel.

Idealnya dengan jumlah murid saat ini, sekurangnya MTs Dafa memiliki 9 ruang kelas. Karena dengan jumlah murid tahun ini, kelas 7 sebanyak 3 rombel, kelas 8 sebanyak 3 rombel dan kelas 9 sebanyak 3 rombel. Yulisman minta kepada wali murid supaya tidak pelit memberikan perhatian terhadap anak, baik berupa pakaian, uang jajan termasuk uang sekolah untuk keberhasilan anak.

Ketua yayasan Darul Falah Salo Drs H Uirmega MPd mengatakan, saat ini MTs Darul Falah Salo jauh lebih unggul dari MTs lainnya. Karena itu, wali murid jangan ragu mengantarkan anak-anaknya ke MTs Darul Falah Salo. “Bagi anak-anak kami yang tamat tahun ini, teruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Apakah ke SMA atau ke Madrasah Aliah,” katanya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kades Salo Timur H Tukiran, Kades Salo Ihfazni Arham MAg, Kepala Kemenag Kampar yang diwakili Plt Kasi PAIS Masnur MSy, Kepala SMP Negeri 1 Salo H Mahyuddin MPd, kepala SD dan puluhan wali murid serta undangan lainnya.

Masnur dalam sambutannya mengatakan perkembangan MTs Darul Salo sangat luar biasa. “Dari beberapa madrasah yang kami kunjungi, MTs Darul Falah Salo berkembang dengan baik. Banyak madrasah yang diberi izin, tapi banyak yang tidak sanggup menjalankan. Anak saya sendiri juga tamat di MTs ini,” ujarnya.

Masnur tak lupa berpesan kepada siswa yang baru tamat, agar jangan berhenti pada pendidikan dasar 9 tahun ini, tapi lanjutkanlah ke jenjang yang lebih tinggi. “Tujuan utama dari pendidikan ini adalah membentuk karakter berupa akhlak mulia. Kedepan semuanya harus terukur dan terdata dengan baik.

Untuk guru ada KKG dan MGMP, untuk semua data-data madrasah juga harus terakumulasi baik di Simpatika atau Emis. Tidak kurang dari Rp6 Miliar biaya pemeliharaan server untuk kebutuhan madrasah ini agar semuanya terukur dan terdata dengan baik. Bahkan termasuk belanja madrasah pun semuanya pakai digital,” katanya. (***)



































































You may also like

Comments are closed.

More in Daerah