PolitikRiau

Maju DPRD Riau, Ketua KNPI Daftar Bacaleg Partai Perindo

Bagikan :

Pekanbaru, SuaraAura.com – Ketua KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Riau, Larsen Yunus mendatangi Posko DPW Perindo Riau. Kedatangan Yunus untuk mendaftarkan diri Bacaleg dari Partai Perindo.

Larsen datang ke Posko DPW Partai Perindo Jalan Cemara Pekanbaru, bersama sejumlah pengurus KNPI Riau dan sejumlah mahasiswa. Kedatangan Larsen disambut tarian adat, kompang

Mereka disambut Ketua DPW Perindo Riau Sayed Abubakar Assegaf, Wakil Ketua, Kamaruzzaman dan sejumlah pengurus lainnya. Kemudian pihak KNPI mengutarakan niatnya untuk memajukan Yunus sebagai salah satu Bacaleg untuk DPRD Provinsi Riau Dapil Kabupaten Kampar.

Plt Ketua Penjaringan Bacaleg Perindo Riau Kamaruzaman menyerahka berkas pendaftaran kepada Yunus. Dia meminta agar pendaftar segera mengisi berkas pencalegan agar nantinya segera dikembalikan.

“Kita senang anak anak muda ikut bergabung dengan Perindo. Mari bersama sama berjuang untuk mensejahterakan bersama Partai Perindo nomor urut 16,” kata Ketua Penjaringan Perindo Riau Kamis (16/3/2023).

Ketua DPW Perindo Riau Sayed Abubakar Assegaf mengatakan bahwa saat ini sudah banyak Caleg dari berbagai kalangan yang bergabungan dengan Perindo untuk kursi di DPRD kabupaten/kota, provinsi dan DPR RI.

“Untuk Dapil Pekanbaru misalnya, saat ini sudah 100 orang yang mendaftar untuk maju Bacaleg Perindo. Padahal kursinya hanya 8. Jadi nantinya akan kita seleksi mana yang terbaik,” katanya.

Sementara itu Larsen Yunus mengatakan terterik ke Partai Perindo karena berbagai program kerakyatannya.” Salah satu alasan saya maju dari Partai Perindo karena sangat terterik dan mendukung program pro rakyat Perindo seperti membantu UMKM, membantu modal usaha untuk masayarakat lapisan bawah. Kita akan berjuang bersama untuk mensehaterakan masyarakat,”imbuhnya.(***)




















































Redaksi Suara Aura
Redaksi suaraaura.com merupakan penulis dan kontributor resmi untuk media online milik PT Suara Aura Cemerlang

You may also like

Comments are closed.

More in Politik