DaerahKab. KamparPendidikan

Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Penyuluhan Bahaya Bulying di SMP YP2TG Kasikan

Bagikan :

Tapung Hulu (Suaraaura.com) Tim Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) UNRI sukses menyelenggarakan penyuluhan bertemakan bulying di SMP YP2TG Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.
Penyuluhan tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu pagi (23/7/2022).

Kelompok Kukerta UNRI ini beranggotakan Samuel Sihombing sebagai ketua kelompok (Hubungan Internasional), Leo Mandra Syahputra Manik (Hubungan Internasional), Muhammad Aiman (Sistem Informasi), Katarina Selviani Mestari Bago (Pendidikan Masyarakat), Rema Simanjuntak (Sistem Informasi), Erlina Munthe (Pendidikan Masyarakat), Ennida Sari Panggabean (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Fola Marulina Pasaribu (Sistem Informasi), Rikki Johannes Sitohang (Teknologi Pertanian), dan Sonta Ulina Sitorus (Ilmu Pemerintahan).

Peserta seminar ini merupakan siswa perwakilan dari tiap-tiap kelas yang kemudian dikumpulkan di ruang laboratorium sekolah, tempat penyuluhan berlangsung. Menurut kelompok Kukerta yang diketuai Samuel Sihombing ini, tema bulying cukup krusial untuk diangkat mengingat masih maraknya fenomena ini di berbagai lapisan atau tingkatan pendidikan Indonesia. Melalui seminar ini, para siswa mendapat berbagai pengetahuan baru seputar isu ini seperti, pengertian bulying, dampak bulying, faktor terjadinya tindak bulying, karakteristik pelaku bulying dan lain-lain.



“Melalui kegiatan seminar ini, diharapkan para siswa dapat semakin peduli terhadap tindak bulying di sekitarnya, terutama di lingkungan sekolah”, kata Samuel Sihombing, Ketua Tim Kukerta Desa Kasikan saat memaparkan materi mengenai bahaya tindak bulying.

Selain melaksanakan kegiatan penyuluhan, tim Kukerta UNRI juga mengadakan kelas literasi bahasa Inggris dan pembuatan mading sekolah di SMP YP2TG Kasikan. Serangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja kelompok Kukerta ini untuk meningkatkan kemampuan literasi para pelajar di Desa Kasikan kecamatan Tapung hulu..(***)



































































You may also like

Comments are closed.

More in Daerah