KesehatanNasionalOpini & ArtikelPendidikan

LGBT dalam Pandangan Islam

Bagikan :

Apa aitu LGBT? LGBT adalah singkatan dari lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Lesbian adalah istilah untuk wanita yang mengarahkan orientasi seksualnya kepada wanita lain, gay adalah istilah untuk pria, biasanya digunakan untuk menunjukkan orang yang homoseksual atau ciri-ciri homoseksual. Biseksualitas adalah ketertarikan romantis, ketertarikan seksual atau perilaku seksual terhadap pria atau wanita. Transgender merupakan ketidaksamaan identitas gender seseorang terhadap jenis kelaminnya yang ditentukan, atau kelaminnya dari laki-laki menjadi perempuan. Transgender bukan merupakan orientasi seksual.
Apa penyebab LGBT?
Menurut Psikologi Elly Risman Musa, factor utamanya adalah seseorang berada di lingkungan dimana homoseks dianggap sesuatu yang biasa atau wajar. Karena kurangnya nilai moral dan agama yang membekali pengetahuan sehingga memiliki wawasan yang tidak lurus tentang hubungan pria dan wanita.
Selain factor lingkungan, seseorang juga bisa tumbuh menjadi gay karena adanya pengalaman yang tidak menyenangkan dengan pola asuh keluarga seperti memiliki ibu yang dominan sehingga anak tidak memperoleh gambaran seorang tokoh laki-laki atau sebaliknya.
Bagaimana LGBT dalam pandangan islam?
Dalam pandangan islam, pada dasarnya Allah SWT menciptakan manusia yaitu laki-laki dan perempuan. Allah SWT. Berfirman:
وَاَنَّهٗ خَلَقَ الزَّوۡجَيۡنِ الذَّكَرَ وَالۡاُنۡثٰىۙ
Artinya: dan sesungguhnya dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan. (Qs. An Najm ayat 45)
Dari ayat diatas dapat di simpulkan bahwa di dunia ini manusia hanya dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan dan tidak ada jenis lainnya. Homoseks merupakan akibat kelainan dalam perkembangan kepribadian seseorang. Istilah kedokteran menyebut homoseks ini sebagai paederastia, yaitu perbuatan senggama melalui dubur. Dalam Islam disebut liwath/’amal qaumi Luthin. Perbuatan ini pertama kali dilakukan oleh kaum Nabi Luth yang hidup semasa dengan Nabi Ibrahim. Menurut riwayat dari Ibnu Abi Dunya dari Thawus yang menyatakan bahwa mula-mula kaum Luth itu mendatangi wanita-wanita pada duburnya, kemudian mendatangi laki-lakinya.
Kisah kaum Luth terdapat dalam al-Qur’an surat al- a’raf ayat 80 -81 dapat dijadikan dasar guna melarang perbuatan homoseksualitas, karena perbuatan ini merupakan praktik seksual abnormal dan merupakan penyimpangan seksual yang sangat menjijikkan, sehingga sangat dikutuk oleh agama Islam, termasuk salah satu dosa besar yang hukumnya haram, karena itu termasuk perbuatan keji dan melewati batas. Nabi Muhammad saw bersabda, “Semoga Allah mengutuk orang-orang yang melakukan perbuatan kaum Luth.” Beliau mengulang-ulanginya sampai tiga kali pernyataan tersebut.
Bagaimana cara pencegahan Prilaku LGBT?
Jika seseorang sudah terlanjur menjadi bagian LBGT, adanya kemauan untuk berubah dan ingin sembuh dari prilaku yang menyimpang serta adanya kesungguhan. Selain itu juga perlunya dukungan dari keluarga dan orang terdekat agar terbebas dari pengaruh lingkungan LGBT serta yang utama meningkatkan Pendidikan agama dengan cara mendekatkan diri dan rajin beribadah kepada allah SWT agar terhindar dari hal yang tidak baik. Selain itu juga membuat seminar tentang LGBT karena Sebagian masyarakat masih awam dengan LGBT agar terselamatkannya generasi muda bangsa Indonesia.

Oleh: Baginda Raeihan Zein (Bimbingan Konseling Islam UIN SUSKA RIAU)




















































Redaksi Suara Aura
Redaksi suaraaura.com merupakan penulis dan kontributor resmi untuk media online milik PT Suara Aura Cemerlang

You may also like

Comments are closed.

More in Kesehatan