AdvetorialDaerahKab. Kampar

Kecenderungan Air PLTA Menurun, PJ Bupati; Maksimal Penanganan Pasca Banjir,Tetap Waspada Curah Hujan Masih Tinggi.

Bagikan :

Bangkinang Kota,(suaraaura.com) – Pj Bupati Kampar H. Hambali, SE, MH mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Pemerintah daerah dalam menghadapi bencana Banjir melalui Zoom Meeting bersama Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) H. Edy Afrizal Natar Nasution, S.IP serta Forkopimda Riau dan di ikuti oleh Kepala Daerah Kabupaten/Kota Se Provinsi Riau, Evaluasi Siaga Bencana Banjir, Pj Bupati Kampar Ikuti ikuti Rakor Bersama Gubernur dan Forkopimda Riau Melalui Zoom Meeting.

Zoom meeting Pj Bupati Kampar H. Hambali, SE, MH dilakukan di Ruang Kampar Command Center Lantai II Kantor Bupati Kampar didampingi oleh Kalaksa BPBD Agustar, Kadis Sosial Zamzami dan Kadis Ketahanan Pangan bertujuan untuk mengevaluasi penanganan banjir dan proses tanggap darurat yang sudah dilakukan Pemerintah Daerah.

Dalam laporannya, Pj Bupati Kampar H. Hambali. SE, MH megatakan bahwa dalam penanganan Banjir di Kabupaten Kampar, kami selalu berupaya serta memonitoring untuk memberikan Sembako yang terkena Dampak Banjir.



Hari ini Kondisi PLTA Koto Panjang cenderung Turun, namun kita tetap waspada karena kondisi cuaca dan curah hujan masih tinggi, kita juga fokus dan maksimal penanganan Pasca banjir sembari memobilisasi penyerahan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.

Masih terjadi banjir di beberapa titik khususnya di Wilayah di Kecamatan Siak Hulu dan beberapa titik yang berada di Sungai Tapung dan Subayang ” Kata Hambali.

“Bantuan tersebut banyak dari beberapa Stekholder dari Perusahaan dan dari Gubernur Riau juga sudah menyalurkan beras 15 Ton serta Pak dandrem yang langsung turun kelokasi untuk meninjau banjir di Kabupaten Kampar.”ungkapnya.”

“Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Kampar kami mengucapkan dan apresiasi Kepada Gubernur Riau dan Sinergitas TNI/Polri serta berbagi pihak baik perusahan maupun perorangan yang telah memberikan bantua Kepada Masyarakat Kampar yang terkena Banjir.”

Ia juga melaporkan bahwa, untuk melihat Kedepannya dari Bulog kami juga memiliki Stok 20 Ton Beras untuk di Distribusikan menghadapi Bencana Banjir Kelanjutan Kedepannya.

“Saya juga menghimbau Kepada Masyarakat untuk bersabar bagi yang belum mendapatkan bantuan, dan yang belum dapat untuk dapat melaporkan Kepada Aparat Desa dan Kecamatan ataupum Kepada Bupati dan Saya akan menjaminnseluruh yang terdampak banjir pasti Mendapatkan bantuan dari Prmerintah Daerah tentunya.”ungkapnya.”

“Untuk laporannya, wilayah yang terdampak banjir dan Longsor di Kabupaten Kampar dari 23 Desember 2023 s.d 08 Januari 2024 terdapat 16 Kecamatan dan 83 Desa/Kelurahan dengan 11.881 KK dan 45. 784 Jiwa yang terdampak Bencana Banjir di Kabupaten Kampar.”tutupnya.”

Dalam Arahannya, Gunernur Riau Brigjen TNI (Purn) H. Edy Afrizal Natar Nasution, S.IP mengatakan bahwa Hari ini saya merasa perlu untuk berkumpul dengan tujuan dengan perkembangan dalam Penanganan bencana Banjir yang terjadi di beberapa Daerah.

“Sampai tanggal 31 Januari 2023 Potensi Hujan menurut BMKG ini masih terjadi di Wilayah Provinsi Riau dalam Pagi, Siang dan Malam, Analisis Data BMKG dan Satgas Bencana seluruhnya dengan Kategori Waspada.”ungkapnya.”
Ia juga mengatakan, Dalam bencana banjir tersebut di Monitoring oleh Pemprov Riau bahwa yang terkena dampak Banjir di seluruh Wilayah Provinsi Riau 43 Kecamatan dan 192 Desa.

“Saya juga meninjau Bencana Banjir tersebut di Kabupaten Kampar dan memberi Sembako Beras 15 Ton yang tersalurkan.”ungkapnya.”

Informasi Gubernur Riau juga mengatakan Tahun 2024 Masyarakat yang terdampak Banjir Sebanyak 24. 268 KK dan 99. 812 Jiwa.

“Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan siaga darurat bencana Hidrometeorologi sesuai dengan sK Gubernur Nomor KTPS. 7743/XII/2023 tangal 22 Desember 2023 selama 40 hari sejak tanggal 22 Desember 2023 s/d 31 Januari 2024.”ungkapnya.”

“Berharap mari kita terus memantau dilapangan dengan menyebarkan Informasi dengan Curahnya Hujan yang tinggi menyebabkan banjir yang dihadapi masyaraka dan hendaknya kita dapat membuat langkah strategis untuk melakukan upaya Penanganan Banjir di Provinsi Riau.”tutur Gubernur.”

Gubernur juga tegaskan untuk selalu melakukan Himbauan Kepada Masyarakat khususnya Anak-anak untuk selalu mengawasi anak-anak kita supaya tidak terjadi yang membahayakan dan menyiapkan tempat pengungsian dan Evakuasi kelompok Rentan serta mendirikan dapur umum dan Posko Pelayanan Kesahatan.

Dalam hal ini, saya berharap kepada seluruh Kepala Daerah yang wilayahnya terdampak banjir untuk dapat melaporkan dan melakukan Evaluasi Penaganan Bencana Banjir secara Berkala atau Insidentil Kepada Gubernur Riau.”tutup Edy Natar.”
(Advetorial).





































































You may also like

Comments are closed.

More in Advetorial