AdvetorialDaerahKab. Kampar

Jambore Internasional Korsel, Pj. Bupati Kampar : Kampar Patut Berbangga Harumkan Indonesia Dikancah Internasional

Bagikan :

Bangkinang Kota,(suaraaura.com) Kegiatan Pramuka (Praja Muda Karana) merupakan organisasi non formal yang diselenggarakan di Indonesia. Kepramukaan merupakan salah satu proses pendidikan di luar sekolah yang bertujuan membina orang-orang yang terkhusus para generasi muda untuk senang berkarya dan juga merupakan proses pembentukan watak, akhlak dan berbudi pekerti luhur. Pada gerakan kepramukaan ini pula Kabupaten Kampar pada Tahun 2023 yang terwakili oleh 2 (dua) orang siswa/siswi terbaik terpilih untuk mengikuti JAMBORE INTERNATIONAL ke-25 Tahun 2023 di Seoul Korea Selatan, dan telah dilakukan upacara pelepasan peserta di lapangan upacara SMAN 1 Bangkinang Kota, Senin (24/7/2023).

Pj. Bupati Kampar Muhammad Firdaus, SE,MM yang notabene juga merupakan Pembina Pramuka Kabupaten Kampar berkenan lepas secara resmi Rafli Dzakariah dan Addini Salsabila siswa/siswi yang merupakan pelajar dari SMAN 1 Bangkinang Kota menjadi utusan Kabupaten Kampar ke ajang Jambore Internasional tersebut. Siswa/siswi ini juga merupakan 2 (dua) dari 5 (lima) orang siswa/siswi perwakilan dari Provinsi Riau. Tampak mendampingi Pj. Bupati Kampar pada upacara ini Ir. Aliman Makmur, MSi, Phd selaku Kakwarcab Pramuka Kampar, M. Hendra yunal, SPd.i, MS.i Kepala Sekolah SMAN 1 Bangkinang Kota dan para Pembina Kepramukaan Kabupaten Kampar serta para Pendidik di SMAN 1 Bangkinang Kota

Berikan sambutan dan pengarahannya pada upacara pelepasan ini, Pj. Bupati Kampar sampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada siswa/siswi yang menjadi utusan ini serta kepada seluruh pembina Pramuka di Kabupaten Kampar ini yang telah sukses mengantarkan putra/putri Kabupaten Kampar ke ajang Internasional.



“Prestasi yang sangat luar biasa ini perlu mendapat dukungan dari semua pihak tidak saja dar lingkungan Kepramukaan saja, karena ini adalah salah satu hal yang telah membuat nama Kabupaten Kampar semakin harum dan patut diperhitungkan dibidang Pramuka maupun dibidang lainnya baik dikancah nasional maupun internasional. Dengan adanya utusan kita ini, Kabupaten Kampar patut berbangga karena mampu ikut mengharumkan nama bangsa Indonesia di Liar Negeri” demikian Firdaus mengatakan mengawali sambutannya.

Firdaus juga menyampaikan beberapa amanatnya yakni menjelaskan bahwasanya Kepramukaan ini merupakan suatu sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia. Untuk itu perlu ditingkatkan dan dimajukan pelaksanaan dan pembinaannya agar mampu mencetak generasi yang berprestasi yang lebih banyak lagi. Disamping itu beliau juga menitip pesan kepada wakil dari Kabupaten Kampar ini yang juga selaku mewakili Provinsi Riau dan Bangsa Indonesia, untuk selalu menjaga nama baik daerah, sekolah, keluarga dan diri sendiri selama mengikuti Jambore Internasional di Korea Selatan. Dan setelah kembalinya nanti harus mampu memberikan pengalaman dan pengajaran yang didapat kepada anggota Pramuka lainnya. Kepada para Pembimbing dititik beratkan pada lebih meningkatkan perhatian terhadap para utusan agar selalu terjaga kesehatan, istirahat dan asupan gizi agar selama mengikuti pelaksanaan Jambore tidak kurang satu apapun juga.

Dilansir dari laporan yang disampaikan langsung oleh Kakwarcab Pramuka Kabupaten Kampar bahwa kegiatan Kepanduan Internasional ini akan diikuti oleh 170 Nastional Scout Organization (NSO) termasuk Indonesia dengan Gerakan Pramukanya pada tanggal 1 sampai 12 Agustus 2023 mendatang. Utusan dari Provinsi Riau adalah sebanyak 5 (lima) orang yang terdiri dari 2 Pekanbaru, 2 Kabupaten Kampar, dan 1 dari Kabupaten Siak, yang sebelumnya telah melalui seleksi ketat secara Nasional, yang kelima siswa/siswi ini juga akan tergabung bersama 1.500 anggota Gerakan Pramuka lainnya yang terdiri dari peserta, pembina pendamping, International Service (ITO) serta komponen terkait sebagai pendukung.

Pada upacara pelepasan ini Pj. Bupati Kampar secara simbolis serahkan bantuan uang saku kepada 2 (dua) orang siswa/siswi utusan ini, masing-masing sebesar 5.000.000 rupiah, yang merupakan bentuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kampar. Kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama. (Advetorial)



































































You may also like

Comments are closed.

More in Advetorial