Bangkinang Kota, SuaraAura.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar terus menggencarkan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kali ini, layanan jemput bola tersebut menyasar komunitas adat di bawah naungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) BAIK, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan yang digelar di Jalan Sudirman, Bangkinang Kota ini disambut antusias oleh puluhan anggota komunitas adat. Berbagai layanan diberikan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga konsultasi kesehatan.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Bangkinang Kota yang dipimpin oleh Heni Meliani selaku penanggung jawab CKG bersama tim medis yang memberikan pelayanan secara cepat dan humanis.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kampar, dr. Imawan Hardiman, Sp.KK, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kesehatan adalah pondasi utama pembangunan daerah. Dengan menggandeng komunitas adat, kita memastikan layanan kesehatan menjangkau hingga ke lapisan masyarakat paling bawah,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Bangkinang Kota, dr. Yudi Susanto, juga menekankan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular melalui program ini. Menurutnya, masyarakat diimbau untuk rutin memeriksakan kesehatan guna mencegah risiko penyakit sejak dini.
Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari tokoh agama Kampar, Buya H. Mardailis Dahlan, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan umat.
Selain itu, perwakilan LPP BAIK, Dt. Erman, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kesehatan para penggiat adat. Ia menilai kesehatan menjadi faktor penting dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah.
Sementara itu, inisiator kegiatan Syamsul Azwar menyebut kolaborasi ini sebagai upaya menyatukan pelayanan kesehatan dengan pelestarian budaya.
“Sehat raganya, lestari adatnya. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat adat,” ujarnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat, sekaligus mendukung pelestarian nilai-nilai budaya daerah. (Adv)













































