DaerahKab. Kampar

Bupati Kampar diwakili Asisten III Buka Sosialisasi OVOP dan Pelatihan IKM di Kampar

16
×

Bupati Kampar diwakili Asisten III Buka Sosialisasi OVOP dan Pelatihan IKM di Kampar

Sebarkan artikel ini

Bangkinang Kota, SuaraAura.com – Bupati Kampar yang di wakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Al Kautsar. S.Stp membuka sosialisasi One Village One Product (OVOP) yang merupakan pendekatan pembangunan ekonomi daerah atau gerakan satu desa satu produk unggulan yang berciri khas kearifan lokal yang juga diisi dengan sosialisasi pendaftaran merk, pelatihan manajemen keuangan bagi pelaku Industri Kecil Menengan (IKM), pelatihan sablon, serta pelatihan pengolahan produk ikan patin dan penyerahan sertifikat merek kepada beberapa Pelaku IKM di Kabupaten Kampar, Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kampar, Selasa (8/9/2026).

Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Kepala Pelayanan Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Kementrian Hukum Riau Yuliana Manulang. SH. MH, Kepala Dinas Pendustrian Tenaga Kerja Edwar. SE. MM, Kepala Bidang P2IKM Dinas Pendustrian Tenaga Kerja Agusni Mariani. SH. MH, Perwakilan Kepala OPD terkait dan seluruh peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Kampar yang di wakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Al Kautsar. S.Stp menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen penuh mendukung pelaku IKM melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan. “IKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan ini, kita berharap para pelaku usaha semakin profesional, kreatif, dan mampu mengembangkan produk yang berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik agar usaha kecil dapat tumbuh berkelanjutan. “Manajemen keuangan yang sehat adalah kunci keberlangsungan usaha. Tanpa itu, sulit bagi IKM untuk berkembang,” tambahnya.

Selanjutnya kegiatan ini di sandingkan dengan penyerahan sertifikat merek kepada beberapa pelaku IKM. Sertifikat ini menjadi bukti legalitas sekaligus pengakuan atas usaha mereka dalam mengembangkan produk lokal. Dengan adanya sertifikat merek, produk IKM Kampar diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing.

Di akhir sambutannya, Asisten III Al Kautsar juga memberi pesan motivasi agar pelaku IKM terus berinovasi dan menjaga kualitas produk. “Mari kita jadikan IKM Kampar sebagai kebanggaan Daerah. Dengan inovasi, manajemen yang baik dan perlindungan merek, produk kita akan mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” tegasnya.

“Dengan di bukanya kegiatan ini, diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sektor IKM di Kabupaten Kampar, sekaligus mendukung visi dan misi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan ekonomi,” tutup Al Kautsar.(Advetorial)