PEKANBARU, Auraperjuangan.com – Olimpiade Kimia merupakan ajang kompetisi yang diselenggarakan setiap tahun oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia (HIMAPROSTPEK) FKIP Universitas Riau. Pada tahun 2026, Olimpiade Kimia telah memasuki usia ke-22. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin hingga Jumat, 26–30 Januari 2026, bertempat di Gedung M. Diah Universitas Riau dengan mengusung tema “Sinergitas Intelektual dan Karakter Nusantara: Membangun Kimiawan Muda yang Adaptif, Kolaboratif, dan Kreatif.”
Olimpiade Kimia ke-22 diikuti oleh peserta didik tingkat SMP se-Provinsi Riau, SMA se-Provinsi Riau, mahasiswa, serta guru se-Nasional. Kompetisi ini menghadirkan berbagai cabang lomba, di antaranya Uji Kemampuan Tertulis, Lomba Karya Tulis Ilmiah, Asah Kemampuan Kimia, Cerdas Cermat, Atraksi Kimia, Atraksi Sains, Chemistry Poster, Ranking 1, lomba esai untuk tingkat mahasiswa, serta Musikalisasi Puisi. Selain perlombaan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Chemistry Education Roundtable yang mengangkat tema “Optimalisasi Deep Learning dengan Mengintegrasikan STEAM dan AI.” Kegiatan tersebut disampaikan oleh Ibu Dr. Yenni Kurniawati,S.Si.,M.Si. sebagai pemateri dan dimoderatori oleh Ibu Tri Padilla Rahmasari M.Pd.
Pembukaan Olimpiade Kimia ke-22 secara resmi dilakukan oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau, Bapak Prof. Dr. H. Jimmi Copriady,M.Si., pada Senin, 26 Januari 2026. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan terhadap pelaksanaan kegiatan ini.
“Acara ini bukan sekadar ajang perlombaan akademik, tetapi juga merupakan wadah untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta daya nalar ilmiah generasi muda. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu mengasah kemampuan berpikir kritis, logis dan sistematis dalam memahami serta memecahkan permasalahan kimia”, ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Olimpiade Kimia ke-22 turut memberikan semangat kepada seluruh peserta serta menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Acara ini tidak terlepas dari dukungan Bapak dan Ibu dosen serta seluruh panitia yang telah bekerja sejak awal persiapan hingga pelaksanaan. Saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh peserta serta guru pembimbing yang telah berpartisipasi. Mewakili panitia, saya mohon maaf apabila terdapat kekurangan, dan semoga seluruh peserta dapat meraih prestasi yang gemilang”, ujarnya.
Olimpiade Kimia ke-22 diikuti oleh 962 peserta yang terdiri atas peserta didik tingkat SMP, SMA, mahasiswa dan guru. Pada kegiatan ini, SMAN 8 Pekanbaru berhasil mendominasi kompetisi dan meraih gelar juara umum tingkat SMA, sementara SMPS Dharma Yudha berhasil mengamankan gelar juara umum tingkat SMP. Penutupan Olimpiade Kimia ke-22 secara resmi dilakukan oleh Kepala Jurusan PMIPA FKIP Universitas Riau, Bapak Dr. Fakhruddin Z.,S.Si.,M.T., pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Gedung M. Diah Universitas Riau.
Dengan terselenggaranya Olimpiade Kimia ke-22, panitia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang. Olimpiade Kimia tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik, tetapi juga berperan sebagai wadah untuk membangun jejaring, berbagi ilmu, serta mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi tantangan di bidang sains dan teknologi.









































