BANGKINANG KOTA, SuaraAura.com — Manajemen Stanum Resort Bangkinang terus berupaya memaksimalkan potensi alam yang dimiliki kawasan resort. Salah satu langkah nyatanya adalah menghadirkan Seraya Coffee Stanum, sebuah tempat ngopi berkonsep terbuka yang memanfaatkan panorama Bukit Barisan serta gemerlap lampu Kota Bangkinang sebagai daya tarik utama.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Perumda Kampar Aneka Karya, Syafruddin melalui Manager, Abdul Gafur di ruang kerjanya, Kamis (4/12/2025).
Menurut Gafur, Seraya Coffee pada awalnya dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan tamu resort yang sering menanyakan lokasi bersantai sambil minum kopi. Dengan banyaknya pengunjung yang menginap, kebutuhan akan ruang rileks dan spot nongkrong menjadi semakin penting.
“Banyak tamu yang bertanya, tempat ngopinya di mana. Karena belum ada fasilitas itu, akhirnya kita hadirkan Seraya Coffee Stanum. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan pengunjung,” jelasnya.
Seiring berjalan waktu, Seraya Coffee justru berkembang menjadi spot favorit masyarakat, terutama anak muda dan wisatawan yang ingin menikmati suasana Santai di ketinggian. Lokasinya yang berada di dekat penginapan membuat pengunjung dapat menikmati dua panorama sekaligus: deretan Bukit Barisan di bagian belakang, dan pemandangan lampu-lampu Kota Bangkinang di bagian depan.
“Kalau sore sampai malam, itu view-nya luar biasa. Ini cara kami memanfaatkan potensi alam yang sudah ada untuk memberi pengalaman terbaik kepada pengunjung,” kata Gafur.
Ia menambahkan, pemilihan lokasi Seraya Coffee bukan tanpa perhitungan. Potensi lansekap alam di area tersebut sangat besar, sehingga cocok difungsikan sebagai ruang publik yang nyaman dan bernuansa natural.
Gafur menyebutkan, keberadaan Seraya Coffee juga sekaligus menjadi sarana mengubah citra lama Stanum Resort yang dulu sempat dikenal menyeramkan atau kurang terawat. Kini, Stanum ingin tampil sebagai destinasi yang ramah anak, ramah keluarga, dan aman bagi semua kalangan.
“Kita ingin menghilangkan image-image lama Stanum yang tidak baik. Sekarang Stanum itu nyaman, ramah anak, ramah keluarga. Seraya Coffee adalah bagian dari upaya itu,” terangnya.
Konsep Terbuka dan Jam Operasional Fleksibel
Dengan konsep outdoor tanpa pelindung hujan atau panas, Seraya Coffee menerapkan jam operasional yang menyesuaikan kondisi cuaca. Namun biasanya dibuka mulai pukul 16.00 WIB hingga 22.30 atau 23.00 WIB.
Selain kenyamanan, manajemen juga menekankan aspek keamanan. Setiap pengunjung yang masuk ke area resort diawasi melalui pintu keamanan resmi Stanum.
“Kami ingin pengunjung merasa aman dan pulang dengan kesan yang baik. Itu yang utama,” ujar Gafur.
Selain menambah pengalaman bagi tamu, keberadaan Seraya Coffee turut memberikan dampak positif bagi perusahaan dalam hal pendapatan. Meski jumlah pengunjung sempat membludak di awal pembukaan, kini tren lebih stabil dan tetap menjadi nilai tambah bagi Stanum Resort.
“Yang penting pengunjung berkesan. Kalau senang, pasti datang lagi. Dan itu ikut membantu perusahaan juga,” katanya.
Ke depan, manajemen Stanum Resort berkomitmen terus memaksimalkan potensi kawasan dan menghadirkan fasilitas yang semakin lengkap. Seraya Coffee menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali daya tarik Stanum sebagai destinasi wisata yang nyaman, modern, dan dekat dengan alam.
“InsyaAllah ke depan kita akan terus berbenah. Stanum harus menjadi tempat yang nyaman bagi siapa pun yang datang,” tutup Gafur.(Adv)













































